Monday, December 21, 2015

2017, DKI Punya 50 Ribu Unit Rusun.



2017, DKI Punya 50 Ribu Unit Rusun



www.beritajakarta.com
REPORTER : ERNA MARTIYANTI
EDITOR : BUDHY TRISTANTO
SABTU, 19 DESEMBER 2015

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pada 2017 nanti ditargetkan sebanyak 50 ribu unit rumah susun (rusun) sudah terbangun di Jakarta.
"Bayangin 40 atau  50 tahun selalu kena banjir, sekarang tidak pernah banjir setelah direlokasi ke rusun"
 Dikatakan Basuki, pembangunan unit rusun itu merupakan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memenuhi hak warga memiliki tempat tinggal yang layak.
"Sesuai dengan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ditargetkan hingga 2017 sudah terbangun 50 ribu unit rusun,"  ujar Basuki, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Sabtu (19/12).
Diucapkan Basuki, dengan dibangunnya rusun nantinya tak ada lagi warga Jakarta yang tinggal di bantaran kali dan menderita kebanjiran. .
"Bayangin 40 atau  50 tahun mereka selalu kena banjir, sekarang tidak pernah banjir setelah direlokasi ke rusun," kata Basuki.
Relokasi warga dari bantaran kali ke rusun, salah satu bukti bahwa Pemrpov DKI sangat menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).  
"Kamu mau belain yang ngemplang sungai, atau bela orang asli Kampung Pulo. Sekarang kalau dibilang melanggar HAM, saya kalau membiarkan banjir terus, apa enggak melanggar HAM orang Kampung Pulo?," tegasnya.
Basuki menambahkan, jika membiarkan warga terus terkena banjir, itu merupakan pelanggaran HAM.
"Sekarang itu penggusuran atau pemindahan? pemindahan. Sekarang lihat Kampung Pulo masih banjir enggak setelah ditutup tembok? Enggak," tandas Basuki.

No comments:

Post a Comment