Tuesday, July 19, 2016

APAKAH HIDUP INI ADIL ? APAKAH TUHAN ADIL ? (BAGIAN 1).


Image result for talenta adalah























Talenta – Anda adalah apa yang anda Berikan.

Sebuah perusahaan otomotif terkenal memasang iklan di surat kabar: You are what you drive. Maksudnya adalah mau mempromosikan bahwa kendaraan yang dijual sangat prestisius dan hanya orang – orang yang berhasil yang mengendarai kendaraan tersebut. Iklan tersebut mau menggambarkan bahwa pemilik kendaraan tersebut adalah orang – orang yang sukses.

Iklan tersebut seolah – olah ingin menyampaikan bahwa hal – hal yang bersifat materiil saja yang menarik, yang membanggakan. Kalau hanya hal – hal yang bersifat materiil saja yang dapat membuat seseorang bangga dan hebat, maka kehidupan ini tampaknya tidak adil.

Mari kita mempromosikan sesuatu yang lain: You Are What You Give. You Are What You Do.  Seseorang akan dihargai berdasarkan apa yang ia berikan kepada orang lain. Seseorang dihargai berdasarkan apa yang dia lakukan bagi orang lain. “Iklan” baru ini tampaknya juga masih kurang menggambarkan “keadilan”, karena sepintas kita dapat melihat bahwa “Kemampuan” seseorang untuk memberikan sesuatu sangat berbeda, ada orang yang mempunyai banyak “Kelebihan” sehingga dapat memberikan lebih banyak dan ada orang yang hanya mempunyai sedikit bahkan tidak mempunyai “Kelebihan” sehingga tidak dapat memberikan sesuatu atau tidak dapat melakukan sesuatu untuk orang lain.

Mari kita baca Matius bab 25, Perumpamaan tentang Talenta: 14 “Sebab hal Kerajaan Surga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. 15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing – masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. 16 Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta. 17 Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. 18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lubang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya……..”


Apakah kehidupan ini masih tampak tidak adil? Atau malah semakin tidak adil, karena ada yang diberi lima, dua dan satu talenta? Kenapa tidak secara merata semua mendapatkan lima talenta? Sebenarnya Tuhan bisa kalau mau memberikan lima talenta kepada semua orang. Tetapi kenapa tidak terjadi demikian? Pernahkah kita berpikir, menghitung, sebenarnya berapa talenta yang kita terima? Atau kita termasuk orang yang sering kali mengeluh bahwa kita hanya menerima satu talenta dan Tuhan seharusnya memberikan lebih kepada kita? Atau seseorang, entah itu bos pemilik perusahaan tempat kita bekerja, atau suami, atau orang lain harus memberikan lebih kepada kita?

Sunday, July 17, 2016

BELAJAR MEMIMPIN BERSAMA TUHAN YESUS (2).


Image result for zakeus pemungut cukai

Sebagai Pemimpin, Yesus mengenal kebutuhan-kebutuhan, sifat-sifat, potensi-potensi dan kemampuan-kemampuan (calon) pengikut-Nya. Perhatikanlah Injil Lukas bab 19 ini: Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. 2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. 3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. 4 Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu”. 6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. 7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: “Ia menumpang di rumah orang berdosa.” 8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”
Zakheus mempunyai kemampuan yang besar, yaitu uangnya, karena ia seorang yang kaya. Dengan kemampuan tersebut, ia mempunyai potensi untuk membantu banyak orang. Zakheus mempunyai sifat yang kurang baik, ia suka memeras orang, dan karenanya ia dibenci orang, dicap sebagai orang berdosa. Walaupun kaya, Zakheus membutuhkan perhatian, membutuhkan maaf dan penerimaan sebagai teman. Orang kaya dapat merasa kesepian di dalam kekayaannya.
Yesus sebenarnya sama sekali tidak membutuhkan Zakheus dan kekayaannya. Sebagai Tuhan yang dapat memperbanyak makanan, tentunya Ia dapat memperbanyak apa saja, termasuk uang. Ia sebenarnya juga tidak membutuhkan kita, tidak membutuhkan Anda dan juga tidak membutuhkan saya. Tetapi Yesus tidak mau bekerja sendiri, Ia tidak mau popoler sendiri, tidak mau ngetop sendiri. Tidak mau menjadi “single fighter”. Ia ingin mengajak semua orang untuk bekerja sama menghadirkan Kerajaan Bapa-Nya, bersama-sama mendatangkan Kerajaan Tuhan. Dia ingin semua orang, kita, termasuk Anda, saya dan Zakheus mempergunakan semua kemampuan kita, bekerja demi kemuliaan Kerajaan-Nya.
Zakheus mempunyai kemampuan untuk membantu banyak orang miskin, tetapi potensi tersebut belum dapat direalisasikan. Ia membutuhkan “sentuhan” agar potensinya dapat dimanfaatkan bagi kemuliaan Kerajaan Tuhan. Yesus mengetahui hal itu, dan bertindak. Yesus memanfaatkan kemampuan Zakheus bukan untuk kepentingan-Nya sendiri. Ia mendorong Zakheus agar menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, agar mendatangkan kebaikan bagi orang lain.
Kalau Yesus ingin melibatkan semua orang agar bekerja demi kemuliaan Kerajaan-Nya, termasuk orang-orang yang berdosa, apakah kita juga ingin mengajak semua umat untuk mempergunakan semua talenta mereka demi kemuliaan Kerajaan Tuhan? Apakah kita mau mengenal semua umat yang ada di lingkungan, wilayah maupun paroki kita, mengenal kemampuan-kemampuan dan potensi-potensi mereka, dan melibatkan mereka dalam karya penyelamatan? Pastilah ada begitu banyak talenta di paroki ini, yang jauh lebih berharga dari hanya sekedar uang saja. Kita hanya perlu mencari dan memberi “sentuhan” saja.



Saturday, July 16, 2016

BELAJAR MEMIMPIN BERSAMA TUHAN YESUS (1).




Matius bab 14: 14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit. 15 Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.” 16 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.”
 Murid-murid sudah pernah melihat Yesus mengajar dan menyembuhkan orang sakit. Mungkin mereka pernah mendengar cerita, bahwa Yesus pernah mengubah air menjadi anggur, tetapi mereka belum pernah melihat Yesus memberi makan kepada banyak orang. Maka, demi praktisnya dan amannya, lebih baik orang yang banyak itu disuruh pergi, karena murid-murid tidak dapat mengatasi masalah di atas. Tetapi Yesus mempergunakan kesempatan tersebut untuk memberikan pelatihan kepemimpinan kepada murid-murid, Ia malah menyuruh murid-murid untuk memberi mereka makan.

Yesus tahu bahwa murid-murid tidak dapat memberi mereka makan. Ia dapat langsung saja memperbanyak roti tanpa menyuruh murid-murid melakukan sesuatu yang memang tidak dapat dilaksanakan, tetapi Ia ingin mengajarkan sesuatu kepada murid-murid dan kita. Ia ingin mengajarkan bahwa setiap pemimpin haruslah mengenal kebutuhan-kebutuhan pengikutnya dan berusaha membantu mereka memenuhi kebutuhan tersebut. Tidak lari dan menghindar karena belum menemukan jalan keluar atau belum mengetahui cara untuk mengatasi masalah yang dihadapi.

Thursday, June 30, 2016

Basuki akan Ganti Kadis Perumahan dan Gedung Pemda.


Basuki akan Ganti Kadis Perumahan dan Gedung Pemda


www.beritajakarta.com
Reporter : Erna Martiyanti | Editor : Nani Suherni.
Kamis, 30 Juni 2016.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berencana mengganti Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda, Ika Lestari Aji. Penggantian ini buntut dari sengketa pembelian lahan di Cengkareng Barat tahun 2015.
"Kami akan copot dia (Ika), mungkin besok kali "
"Kami akan copot dia (Ika), mungkin besok kali," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (30/6).
Basuki melihat adanya permainan dalam pembelian lahan Cengkareng Barat ini. Sebab lahan itu sudah tercatat sebagai aset Pemda. Namun terjadi kembali transaksi jual beli. Bahkan ada gratifikasi sekitar Rp 10 miliar yang diberikan kepada Kepala Bidang Pembangunan Perumahan.
"Ibu Ika bilangnya ada kabidnya dapat duit. Bu Ika nya ketakutan duit gimana gitu loh ya kan? Saya sudah marah sejak Januari, saya bilang selidiki," tegasnya.
Basuki mengaku telah melaporkan temuan ini ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim). Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta telah mencatat lahan itu sejak lama. Namun ada warga yang menyatakan memiliki sertifikat, sehingga Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI membeli kembali lahan tersebut.
"Makanya saya bilang, kasus ini, bawa sajalah ke polisi. Kami sudah lapor ke Bareskrim," tandasnya.

Sunday, June 26, 2016

PEMPROV DKI INGIN MENGUASAI SAHAM MAYORITAS PERUSAHAAN SWASTA.


DKI Operasikan Pengolah Beras Berkapasitas 4-5 Ton Per Jam

www.beritajakarta.com

Reporter : Nurito | Editor : Rio Sandiputra
Jumat, 17 Juni 2016

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui PT Food Station Tjipinang, kini memiliki mesin pengolah beras. Mesin asal Vietnam ini setiap jam mampu memproduksi 4-5 ton.
" Dengan hadirnya mesin pengolah beras ini tentu kemajuan yang sangat luar biasa. Kita bisa produksi beras dan memasarkan ke beberapa tempat pemasaran"
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, kehadiran mesin pengolah beras ini sangat bagus dalam meningkatkan kualitas beras. Di era Gubernur Ali Sadikin, pembangunan Pasar Induk Beras Cipinang ini sebenarnya untuk menjaga kestabilan pangan. Namun dalam perjalanannya ternyata kita seperti pedagang saja dan tidak bisa mengendalikan harga.
"Dengan hadirnya mesin pengolah beras ini tentu kemajuan yang sangat luar biasa. Kita bisa produksi beras dan memasarkan ke beberapa tempat pemasaran," kata Basuki usai peresmian mesin pengolahan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jumat (17/6).
Menurutnya, beras hasil produksi ini sudah dipasarkan ke semua supermarket di Jakarta. Termasuk ke Pulau Seribu dan 153 pasar tradisional. Saat ini Food Station sudah jadi merek yang sangat bagus.
Ia berharap ke depan Food Station ini juga memiliki saham di super market dan hypermarket. Sehingga penetrasi pasar di seluruh Jakarta dapat terjaga. Bahkan untuk lebih jauh lagi, banyak perusahaan, super market, pabrik company bisa saja saham mayoritasnya dikuasai DKI. Terutama untuk perusahaan ritel. Sehingga kelak masyarakat bisa mendapatkan sembako murah.
Sementara, Dirut PT Food Station Tjipinang, Arief Prasetyo Adi mengatakan, mesin pengolah beras ini kapasitas produksinya 4-5 ton per jam. Mesin asal Vietnam ini dibeli pada tahun 2014 dari dana PMP (penyertaan modal pemerintah) sebesar Rp 6,4 miliar.
"Mesin dari Vietnam ini sangat bagus kualitasnya. Pembeliannya lelang tahun 2014 lalu menggunakan dana PMP sebesar Rp 6,4 miliar," tandas Arief.
Namun karena ada penambahan daya listrik maka pihaknya juga membuat penambahan gardu induk baru. Ini untuk penambahan daya dari sekitar 550 KVW menjadi 900 KVA. Anggarannya sekitar Rp 1 miliar. Namun semua pengadannya dilakukan secara transparan.

Jokowi Ingin Pelabuhan, Bandara, Hingga Listrik Dibangun di Natuna.


Jokowi Ingin Pelabuhan, Bandara, Hingga Listrik Dibangun di Natuna

Eduardo Simorangkir - detikfinance.

Jakarta -Kamis lalu (23/06) Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah menteri menggelar rapat terbatas di atas KRI Imam Bonjol 383 di tengah perairan Natuna, Kepulauan Riau. Salah satu menteri yang hadir adalah Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil.

"Pak Presiden datang ke sana untuk melihat pembangunan wilayah perbatasan. Karena salah satu program pemerintah adalah percepatan pembangunan wilayah perbatasan. Natuna termasuk," ujar Sofyan, usai rapat tertutup bersama Wakil Presiden, Jusuf Kalla, di Kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (24/06/16).

Selain itu, Sofyan mengatakan, Jokowi menanyakan bagaimana perkembangan sistem pertahanan, kawasan laut, dan pengembangan kawasan soal pengembangan energi.

"Misalnya, proyek natuna D Alfa. Dan banyak blok-blok lain yang sudah ditender," katanya.

Jokowi ingin adanya pengembangan di Natuna sebagai wilayah perbatasan. Sehingga nantinya akan dibangun sejumlah prasarana dan sarana infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, hingga listrik.

"Juga infrastrukturnya, listriknya, jalannya, pelabuhan ikan, bandara diperpanjang. Itu semua bagian dari pengembangan wilayah perbatasan. Kemudian menambah lalu lintas transportasi, feri. Karena jauh sekali natuna loh. Dari Pontianak kalau naik kapal sekitar 12 jam. Kalau ke Riau sekitar 2 hari. Jadi jauh sekali," lanjutnya.

Namun ia mengatakan, kebutuhan dana yang akan dianggarkan untuk pembangunan kawasan Natuna ini masih akan dirapatkan lebih lanjut.

"Nanti rapat lagi," pungkasnya.

(wdl/wdl) 






Friday, June 24, 2016

Serahkan Surat Dukungan, Golkar: Benahi Jakarta, Ahok!


Serahkan Surat Dukungan, Golkar: Benahi Jakarta, Ahok!



















Danu Damarjati - detikNews.

Jakarta - Partai Golkar resmi menyerahkan surat dukungannya ke kandidat calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Satu permintaan ke Ahok, benahi Jakarta.

Penyerahan dukungan digelar di Kantor DPD Partai Golkar DKI, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016) pukul 13.00 WIB.


Ahok berdasi kuning disambut oleh elite Golkar, yakni Ketua Umum Setya Novanto, Ketua DPD Golkar Fayakhun Andriadi, Ketua Korbid Polhukam Yorrys Raweyai, dan elite Golkar lain seperti Nusron Wahid, Agun Gunandjar Sudarsa, hingga Agus Gumiwang Kartasasmita. Sekjen Golkar Idrus Marham juga hadir.

"Saya hanya meminta satu, tolong Pak Ahok benahi Kota Jakarta," kata Fayakhun kepada Ahok sambil menyerahkan map berisi surat dukungan.


Puluhan orang dilokasi menyambut dengan tepuk tangan meriah. Ahok mengucapkan terimakasih dan bertekad akan menjalankan amanat dari Golkar dengan sebaik-baiknya.

"Saya ucapkan terima kasih atas nama pribadi dan keluarga. Saya tentu siap melaksanakan tugas semaksimal mungkin dan tidak mengecewakan Partai Golkar," kata Ahok disambut tepuk tangan.

Di akhir acara, Nusron Wahid memimpin doa. Setelah berbicara kepada wartawan sejenak, Ahok langsung kembali lagi menuju kompleks Pemerintah Daerah DKI, di Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Kebon Sirih. 
(dnu/tor).







Friday, April 22, 2016

Bertemu PM Rutte, Jokowi Undang Belanda Investasi di Bidang Maritim.


Bertemu PM Rutte, Jokowi Undang Belanda Investasi di Bidang Maritim


Muhammad Iqbal - detikfinance
Jumat, 22/04/2016.

Den Haag -Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Mark Rutte di kediaman PM Rutte di Belanda. Dalam pembicaraan itu, Presiden Jokowi mengharapkan investasi Belanda di Indonesia salah satunya bidang maritim.

Pertemuan digelar di kediaman PM Rutte di Catshuis, Den Haag Belanda, Jumat (21/4/2016). Pertemuan berlangsung tertutup, namun Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana menyebut pertemuan membicarakan beberapa hal.

Mula-mula Jokowi berbicara empat mata dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, lalu dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dan Kerajaan Belanda. 

"Saya sangat bahagia karena dapat membalas kunjungan PM Rutte pada tahun 2013, saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. Ini adalah kunjungan Seorang Presiden Indonesia dalam 16 tahun terakhir," kata Jokowi.

Turut mendampingi Jokowi, Menlu Retno Marsudi, Mendag Thomas Lembong, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Seskab Pramono Anung, Kepala BKPM Franky Sibarani, Duta Besar RI untuk Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja serta lainnya.

Jokowi berharap kunjungan ini dapat meningkatkan hubungan bilateral RI dan Belanda. Namun Jokowi menyampaikan sulit untuk memilih prioritas kerja sama karena hubungan RI dan Belanda sangat intensif hampir di semua sektor.

"Namun, pada kesempatan ini, saya ingin memfokuskan pada tiga prioritas yaitu pengelolaan air, maritim, serta perdagangan dan investasi," lanjut Jokowi.

Dalam pengelolaan air, Jokowi menyatakan kegembiraan dengan telah berlangsungnya proyek-proyek infrastruktur, terutama yang terkait dengan water supply dan sanitasi, water for food dan ekosistem, water governance, dan water safety

Menurut Jokowi, Indonesia tengah menghadapi tantangan untuk menanggulangi banjir, mengatasi abrasi pantai, dan ketersediaan air bersih. Jokowi berharap kerjasama pengelolaan air dapat difokuskan untuk mengatasi tiga tantangan tersebut, terutama dalam bidang transfer keahlian dan teknologi.

"Saya apresiasi pembaruan MoU kerja sama air pada tahun 2015 untuk lima tahun ke depan," lanjut Jokowi.

Presiden juga mengapresiasi kerjasama Belanda dalam Jakarta Coastal Development Strategy (JCDS) dan kerja sama proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang sedang berlangsung saat ini. 

"Termasuk dukungan Belanda dalam penyusunan Master Plan NCICD", ucap Presiden. 

Dalam bidang maritim, Presiden mengapresiasi minat Belanda untuk mendukung Indonesia mewujudkan visi poros maritim. Visi tersebut diwujudkan dengan pengembangan maritime cluster, baik perikanan, pembangunan kapal laut, infrastruktur, dan sumber daya laut. 

Selain itu juga peningkatan kapasitas SDM melalui program vocational training bagi pelajar dan mahasiswa sekolah maritim di Indonesia. Hal lain yang tak kalah penting adalah pengembangan peta jangka panjang pembangunan maritim Indonesia.

"Saya undang perusahaan-perusahaan bidang maritim di Belanda untuk terlibat dalam pembangunan deep seaports di wilayah Indonesia Timur," kata Jokowi.

Partisipasi perusahaan-perusahaan Belanda dalam proyek-proyek infrastruktur maritim di Indonesia seperti pembangunan deep seaport Kuala Tanjung dan Pelabuhan Tanjung Priok, sangat dihargai oleh Indonesia.

Kemudian dalam bidang perdagangan dan investasi Jokowi menyatakan Belanda merupakan salah satu mitra utama Indonesia untuk perdagangan dan investasi di Eropa. Sayangnya, nilai perdagangan bilateral menunjukkan penurunan. 

Pada tahun 2014, nilai perdagangan mencapai US$ 4,89 miliar, sementara 2015 nilai perdangangan sebesar US$ 4,22 miliar. Untuk investasi Belanda ke Indonesia, juga tercatat penurunan. Tahun 2015 sebesar US$ 1,31 miliar sedangkan di tahun 2014 US$ 1,73 miliar. 

Menanggapi hal tersebut, Presiden menyampaikan bahwa untuk menunjang ekonomi Indonesia yang tebuka dan kompetitif, pemerintah telah menerbitkan 11 paket deregulasi dan economic reform, layanan cepat pemberian izin investasi di kawasan industri dalam waktu 3 jam, layanan cepat One Stop Service di BKPM dan pembaruan Daftar Negatif Investasi.

"Saya undang Belanda untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur maritim di Indonesia, yaitu Deep seaport Sorong dan Deep seaport Makassar," terang Jokowi.

Di akhir pertemuan ini, Presiden dan PM Rutte menyaksikan penandatangan MoU. Indonesia diwakili oleh Menlu Retno Marsusi. Adapun MoU yang ditandatangani antara lain MoU di bidang pendidikan tinggi dan ilmu pengetahuan serta MoU di bidang kerjasama maritim.

(miq/ang) 






Monday, April 18, 2016

651 Bus Transjakarta Baru Diluncurkan.


651 Bus Transjakarta Baru Diluncurkan

www.beritajakarta.com
REPORTER : NURITO | EDITOR : RIO SANDIPUTRA
SENIN, 18 APRIL 2016

http://manajemensatupintu.simplesite.com/426997155

Sebanyak 651 unit bus Transjakarta diluncurkan oleh PT Transjakarta, Senin (18/4). Bus tersebut terdiri dari 600 bus single dan 51 bus articulatedatau gandeng.
" Semua armada yang dioperasikan sudah lulus uji kir. Ke depan akan ada penambahan armada baru lagi dari PPD 600 armada dan Mayasari Bakti 50 armada dari Scania"
Peluncuran bus ini dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah, Dirut PT Transjakarta Budi Kaliwono dan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Risyapudin.
Andri Yansyah mengatakan, peluncuran 651 bus Transjakarta ini sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi dengan jajaran Polda Metro Jaya, Bina Marga dan unit terkait lainnya. Ini langkah yang diambil setelah penghapusan three in one, dimana harus ada peningkatan transportasi massal. Hari ini langsung diluncurkan penambahan armada baru agar masyarakat beralih ke moda transportasi massal.
"Penambahan armada ini diharapkan masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal. Makanya kami komitmen dengan meluncurkan armada tambahan baru lagi," kata Andri Yansyah.
Dirut PT Transjakarta, Budi Kaliwono menambahkan, 651 armada baru ini menyebar di 17 rute baru. Baik rute langsung maupun rute feeder dari stasiun KRL. Hingga saat ini bus Transjakarta yang beroperasi melayani masyarakat sekitar 788 armada.
"Semua armada yang dioperasikan sudah lulus uji kir. Ke depan akan ada penambahan armada baru lagi dari PPD 600 armada dan Mayasari Bakti 50 armada dari Scania," kata Budi.
Budi menyebutkan, dengan adanya penambahan armada baru maka jumlah bus yang beroperasi di koridor 1 sebanyak 247 armada. Terdiri dari 122 bus single dan 25 articulated. Armada ini diyakini cukup untuk mengangkut penumpang di koridor 1 (Blok M-Kota) dengan hadeway sekitar 30 detik per kendaraan.












Thursday, April 14, 2016

Solusi Ahok Bagi Nelayan dan Peternak Kerang Hijau yang Tergusur Reklamasi.


Solusi Ahok Bagi Nelayan dan Peternak Kerang Hijau yang Tergusur Reklamasi

Danu Damarjati - detikNews
Kamis 14 Apr 2016.

Jakarta - Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjawab kritikan soal proyek reklamasi, terutama yang berimbas pada berkurangnya ikan untuk nelayan dan peternak kerang hijau yang tergusur. Apa solusinya?

Saat ditanya soal nasib nelayan, Ahok menegaskan bahwa di kawasan Teluk Jakarta sudah tidak banyak ikan yang bisa dijaring. Bahkan hal ini sudah terjadi sebelum ada reklamasi.

"Mana ada ikan di Teluk Jakarta, kamu kira teluk di Belitung? Kamu tanya, mana ada. Sekarang kalau dari dulu Teluk Jakarta ada ikan, sekarang oke, ada yang belum direklamasi di Marunda, kamu bisa cari ikan enggak di situ?" kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2016).

Soal peternak karang hijau, Ahok pun memberikan penjelasan bahwa kerang hijau di Teluk Jakarta sudah masuk dalam ambang batas berbahaya. Kadar logam beratnya di atas 15 persen, sehingga tidak layak dikonsumsi. 

"Sebetulnya tuh kerang hijau kalau bukan karena masyarakat udah saya tutup, sekarang mana ahli lingkungan hidup, sekarang kamu periksa kerang hijau di situ, boleh dikonsumsi enggak sebetulnya? Seluruh kerang hijau enggak boleh dikonsumsi," cetusnya.

Lalu, apa solusi dari Ahok terhadap para nelayan dan peternak kerang hijau? Dia mengatakan akan membangun apartemen (rumah susun) di Pulau Seribu, lalu membuat tambak kerapu, bukan kerang hijau. Di sana, para nelayan dan peternak akan diberi rumah, tambak, kapal, dan harga bahan pokok yang dijamin sama dengan Jakarta.

"Yang Pulau Seribu itu kita uji coba budidaya kerapu. Kemarin udah ada hasil 150 kilo," imbuhnya.

"Saya mau bangun apartemen di Pulau Seribu, nelayan tinggal di situ, tambak saya kasih, kapal saya kasih, naik kapal naik bus tidak bayar ke Jakarta, dan harga beras di sana saya jamin sama dengan Jakarta, saya kirim dengan kapal saya. Itu solusinya," tegas Ahok. 
(dnu/mad).






Wednesday, January 27, 2016

DKI Siap Bangun 8 Tower Rusun di Cilincing.


Basuki Bangun Rusun 8 Tower di Cilincing

www.beritajakarta.com
REPORTER : ERNA MARTIYANTI
EDITOR : BUDHI FIRMANSYAH SURAPATI
RABU, 27 JANUARI 2016 

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah membebaskan lahan hingga dua hektare di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Rencananya, lahan tersebut akan dibangun rumah susun (rusun) sebanyak 8 tower.
" Saya bisa dapat tanah hampir dua hektare lebih di situ (Cilincing). Di situ saya akan bangun delapan tower rumah susun"
"Saya bisa dapat tanah hampir dua hektare lebih di situ (Cilincing). Di situ saya akan bangun delapan tower rumah susun," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/1).
Pembangunan rusun rencananya dimulai tahun 2016 dan rampung pada 2017. Nantinya, pembangunan akan menggunakan anggaran tahun jamak atau multi years. "Tahun ini mulai kerja dan saya harap 2017 akhir selesai," ujarnya.
Menurut basuki, rusun tersebut akan difokuskan untuk warga yang berada di sisi kanan Waduk Pluit. Sebab, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai pembangunan tanggul di lokasi tersebut.
"Rusun untuk pindahin lagi orang sisi kanan Waduk Pluit. Jadi kami bikin tanggul dan reklamasi juga," ujarnya.
Pembangunan tanggul pun saat ini sudah memasuki tahap lelang dan segera dilakukan groundbreaking. Saat peletakan batu pertama, Basuki akan mengundang Presiden, Joko Widodo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.
"Kami sudah lelang, dan segera groundbreaking. Lagi minta waktu presiden dan Menteri PU-Pera untuk sama-sama groundbreaking," tandasnya.
"BERSAMA  BINCANG  BISNIS"
TEMPAT KUMPULNYA
PEBISNIS KECIL, PEBISNIS MULA,
MITRA BISNIS, CALON PEBISNIS,
UNTUK BEKERJA SAMA :
PILIHLAH BISNIS YANG DISUKAI.
BERBINCANG SETIAP HARI SABTU.
“KEDAI TEH 618”
COKLAT DAN KOPI JUGA ADA LHO.
RUKAN MUTIARA TAMAN PALEM C6 / 18.
CENGKARENG, JAKARTA 11730.
TELPON : 021 5435 8060.




Basuki Dorong BUMD Go Public.


Saham Publik PJA Akan Diperbanyak

www.beritajakarta.com
REPORTER : ERNA MARTIYANTI
EDITOR : BUDHI FIRMANSYAH SURAPATI
SELASA, 26 JANUARI 2016

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menginginkan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta untuk go public. Basuki juga berniat meningkatkan saham publik di PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Tbk.
" Misalnya kayak Ancol kan sudah go public. Tapi saham yang go public hanya 9 persen lebih"
Dikatakan Basuki, mengenai komposisi saham, saat ini saham Pemprov DKI Jakarta di PT PJA Tbk yakni sebanyak 72 persen. Kemudian saham milik publik lebih dari 9 persen dan sisanya dimiliki oleh PT PJA Tbk. 
"Misalnya kayak Ancol kan sudah go public. Tapi saham yang go public hanya 9 persen lebih, kenapa nggak ditambah, sehingga keputusan di rapat direksi bisa lebih profesional," ujar Basuki Selasa (26/1).
BUMD lain yang juga diharapkan bisa go public yakni Bank DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), dan PT Food Station Tjipinang. Selain peningkatan profesionalitas, dengan go public, Basuki berharap perusahaan lebih transparan.
Sedangkan untuk PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Basuki mengaku belum akan go public. Saat ini PT MRT Jakarta masih dalam tahap pembangunan dan belum menguntungkan.
"Kalau MRT kan belum hasil. Sayang kalau go public sekarang," tandasnya.
"BERSAMA  BINCANG  BISNIS"
TEMPAT KUMPULNYA
PEBISNIS KECIL, PEBISNIS MULA,
MITRA BISNIS, CALON PEBISNIS,
UNTUK BEKERJA SAMA :
PILIHLAH BISNIS YANG DISUKAI.
BERBINCANG SETIAP HARI SABTU.
“KEDAI TEH 618”
COKLAT DAN KOPI JUGA ADA LHO.
RUKAN MUTIARA TAMAN PALEM C6 / 18.
CENGKARENG, JAKARTA 11730.
TELPON : 021 5435 8060.