Saturday, July 16, 2016

BELAJAR MEMIMPIN BERSAMA TUHAN YESUS (1).




Matius bab 14: 14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit. 15 Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.” 16 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.”
 Murid-murid sudah pernah melihat Yesus mengajar dan menyembuhkan orang sakit. Mungkin mereka pernah mendengar cerita, bahwa Yesus pernah mengubah air menjadi anggur, tetapi mereka belum pernah melihat Yesus memberi makan kepada banyak orang. Maka, demi praktisnya dan amannya, lebih baik orang yang banyak itu disuruh pergi, karena murid-murid tidak dapat mengatasi masalah di atas. Tetapi Yesus mempergunakan kesempatan tersebut untuk memberikan pelatihan kepemimpinan kepada murid-murid, Ia malah menyuruh murid-murid untuk memberi mereka makan.

Yesus tahu bahwa murid-murid tidak dapat memberi mereka makan. Ia dapat langsung saja memperbanyak roti tanpa menyuruh murid-murid melakukan sesuatu yang memang tidak dapat dilaksanakan, tetapi Ia ingin mengajarkan sesuatu kepada murid-murid dan kita. Ia ingin mengajarkan bahwa setiap pemimpin haruslah mengenal kebutuhan-kebutuhan pengikutnya dan berusaha membantu mereka memenuhi kebutuhan tersebut. Tidak lari dan menghindar karena belum menemukan jalan keluar atau belum mengetahui cara untuk mengatasi masalah yang dihadapi.

No comments:

Post a Comment